SajakKecil untuk Filsuf setidaknya akan ada senja untuk "kita" rehat melepas penat. Oh iya. Tentang sebuah kampung sunyi di pesisir Halmahera yang Nyanyimu 30 September 2021 Edy Soge. Suatu malam teduh Bibirmu yang manis titipkan nada 'cinta karena cinta' Melodinya sampai jauh di jiwa Dadaku bergetar rinduku bergelora SAJAKKECIL TENTANG CINTA Oleh : sapardi Djoko Damono men cinta i angin harus menjadi siut men cinta i air harus menjadi ricik men cinta i gunung harus menjadi terjal men cinta i api harus menjadi jilat men cinta i cakrawala harus menebas jarak men cinta iMu harus menjadi aku SajakSajak Iyut Fitra - di terminal hari menjadi senja, renggali ketika kau antar ia pada kesepian jam-jam luruh waktu seolah mengibarkan permusuhan "sesungguhnya, aku tak ingin kauberangkat secepat ini luka masih basah angin gemetaran terasa berkesiur aneh!" menitip cinta pada rumah meninggalkan cawan-cawan penantian perahu-perahu PuisiCinta Sapardi Djoko Damono - Sajak-Sajak Kecil Tentang Cinta Dika Selasa, 22 Juni 2021 | 17:10 WIB Last Updated 2021-06-22T09:12:38Z Komentar . Share; Sapardi Djoko Damono: Sajak-Sajak Kecil Tentang Cinta. Sapardi Djoko Damono. mencintai angin harus menjadi siut mencintai air harus menjadi ricik Maknapuisi Sajak Kecil Tentang Cinta. Puisi dengan enak baris tersebut terlihat singkat namun memiliki makna yang cukup mendalam. Puisi di atas bertema cinta, baik cinta kepada pasangan, keluarga, sahabat, dan masih banyak lainnya. Di mana dalam mencintai, kita harus siap dengan segala resiko yang ada, mulai dari kekurangan hingga kelebihan. joDww. KAJIAN PUISI “SAJAK KECIL TENTANG CINTA” KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO DENGAN PENDEKATAN OBJEKTIF Sajak kecil tentang cinta Mencintai angin harus menjadi siut Mencintai air harus menjadi ricik Mencintai gunung harus menjadi terjal Mencintai api harus menjadi jilat Mencintai cakrawala harus menebas jarak MencintaiMu harus menjadi aku A. Unsur fisik 1. Tipografi Puisi ini termasuk puisi baru, dapat dilihat dari tipografinya yang berbentuk bebas. Tipografi puisi berbentuk lurus dan rata kiri. Puisi tersebut terdiri dari 1 bait 6 baris. 2. Diksi Diksi yang digunakan mengandung kata bersimbolik, sulit dipahami dan memiliki makna yang dalam. Pilihan kata yang menarik dan bahasanya begitu hidup. Setiap barisnya terdapat persamaan kata dan baris pertama sampai akhir terdapat kata “mencintai” dan “harus”. Pada baris ke 1,2,3,4 dan 5 terdapat persamaan kata yaitu kata “menjadi”. Di dalam puisi Sajak Kecil Tentang Cinta ini dapat kita lihat dari bait pertama sampai akhir, kata siut, ricik, terjal, jilat, jarak,dan aku yang keenaman kata simbol/lambang tersebut memiliki makna tersendiri sesuai yang dimaksudkan oleh pengarang. Pada baris terakhir penulis menulis kata “Mu” dengan menggunakan huruf capital pada huruf “M” yang berarti Mu yang dimaksudadalah Tuhan. 3. Irama Irama yang digunakan dalam puisi “sajak kecil tentang cinta” adalah irama yang menunjukkan rasa cinta yang luarbiasa. 4. Rima Puisi ini memiliki rima yang bebas, karena baris pada puisi ini berakhiran huruf u,i, dan a yang jatuhnya tidak berurutan. B. Unsur batin 1. Tema Puisi ini mengangkat tema tentang cinta yang saling melengkapi dan sangat luarbiasa. Penulis menunjukkan bahwa jika mencintai sesuatu kita harus menjadi bagian dari sesuatu tersebut. Seperti angin dengan siut, air dengan ricik, gunung dengan terjal, api dengan jilat, cakrawala dengan menebas jarak, dan –Mu dengan aku. Misalnya angin tanpa suit akan tetap menjadi angin namun angin akan kurang sempurna tanpa siut tersebut 2. Nada Nada yang digunakan yaitu memiliki nada rendah yang gemulai penuh dengan rasa cinta. 3. Rasa Rasa yang ada dalam puisi ini sesuai dengan tema yang terkandung, yaitu memiliki rasa cinta yang saling melengkapi dan sangat luarbiasa untuk menjadi suatu bagian yang dicintainya. 4. Amanat Amanat yang terkandung yaitu mengajarkan kita untuk memiliki rasa cinta yang sebenarnya yang saling melengkapi agar ketika kita menerapkan rasa cinta itu dapat tercipta keharmonisan dalam suatu hubungan. Erotisme dalam cerita pendek Indonesia 1950-an sebenarnya merupakan imbas dari situasi sosial budaya masyarakat pada waktu itu. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik simpulan bahwa gejala erotisme dalam cerita pendek muncul melalui latar dan tokoh sebagai unsur utama struktur cerita rekaan. Dari unsur utama ini dapat dirumuskan klasifikasi tematik erotisme yang menjabarkan persoalan-persoalan sosial, keluarga, dan hubungan antarpribadi. Dari segi cara pengungkapan unsur erotisme tersebut mewujud dalam bentuk penyebutan alat kelamin, deskripsi hubungan seks, deskripsi adegan percumbuan, penggambaran bagian tubuh yang sensual, dan informasi penyelewengan seksual. Dari fungsinya, unsur erotisme dapat dipilah menjadi fungsi estetik dan fungsi ekstraestetik. Selain itu, gejala erotisme itu dapat terjabar dalam judul-judul cerita pendek yang mengarah kepada situasi keerotisan. Critical Role Critical Role Duck Call Room Si Robertson & Justin Martin Simple Farmhouse Life Lisa Bass ClutterBug - Organize, Clean and Transform your Home Clutterbug Critical Role geekandsundry Kinda Funny Games Daily Video Games News Podcast Kinda Funny Sajak Sajak Kecil Tentang Cinta LyricsMencintai angin harus menjadi siutMencintai air harus menjadi ricikMencintai gunung harus menjadi terjalMencintai api harus menjadi jilatMencintai cakrawala harus menebas jarakMencintaimu harus menjelma akuHa-a-ha ha-ha-ha a-haHa-a-ha ha-ha ha-ha-ha-haHa-a-ha ha-ha-ha a-haHa-a-ha ha-ha ha-ha-ha-haMencintai angin harus menjadi siutMencintai air harus menjadi ricikMencintai gunung harus menjadi terjalMencintai api harus menjadi jilatMencintai cakrawala harus menebas jarakMencintaimu harus menjelma akuHa-a-ha ha-ha-ha a-haHa-a-ha ha-ha ha-ha-ha-haHa-a-ha ha-ha-ha a-haHa-a-ha ha-ha ha-ha-ha-haMencintai angin harus menjadi siutMencintai air harus menjadi ricikMencintai gunung harus menjadi terjalMencintai api harus menjadi jilatMencintai cakrawala harus menebas jarakMencintaimu harus menjelma akuHa-a-ha ha-ha-ha a-haHa-a-ha ha-ha ha-ha-ha-haHa-a-ha ha-ha-ha a-haHa-a-ha ha-ha ha-ha-ha-haHa-a-ha ha-ha-ha a-haHa-a-ha ha-ha ha-ha-ha-haWriters Mohammad Umar MuslimLyrics powered by from Gadis Kecil LoadingYou Might Like LoadingFAQs for Sajak Sajak Kecil Tentang Cinta Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Mencintai angin harus menjadi siut Mencintai air harus menjadi ricik Mencintai gunung harus menjadi terjal Mencintai api harus menjadi jilat Mencintai cakrawala harus menebas jarak Mencintaimu harus menjelma akuSapardi Damono * Mencintai angin harus menjadi siut~Sapardi ~SN~ Angin, itukah namamu? Jika iya, mengapa bilik tak pernah bosan mencintaimu Di sini tlah terbang berkali-kali, berdesing tak hanya sekali Ya, kau bawa aku bernyanyi bersama nyaring siulanmu Jadi pandaikah aku bila aku menjelmamu? Karena berkali-kali pula, berbagai prahara cinta kau tebaskan Lunglai berulang-ulang hingga batin menciut sakit Tak ubahnya Gejolak kasmaran bertubi-tubi datang dan datang kembali Sudah pantaskah aku berada di sampingmu, Angin? Jatuh dan bangun sekian kali pada satu nama;Angin * Mencintai air harus menjadi ricik ~Sapardi~ ~SN~ Air, Ya seperti itu aku mencintaimu, mengalir.. Aku pun teringat kecupan-kecupan nakalmu di musim dingin saat itu Bisikan-bisikan cintamu menyeruak, beningkan hati keruh Samudera, katamu tak bisa pisahkan kita karena Ujung-ujungnya kita kan bertemu, tak usah hirau ia bergemericik tenang atau deras “Itulah aku sebagai air, pasang surut itu hanyalah sebuah kisah tuk memenuhi perjalanan kita,”ucap kekasihku, Air.. * Mencintai gunung harus menjadi terjal ~Sapardi~ ~SN~ Gunung, benarkah harus menggapaimu menapaki curam? Bukankah kau berdiri tegak gagah untuk hanya menarik perhatianku? Jika begitu, mengapa harus ada keringat keluar dan penjuangan tiada henti? “Cinta itu perlu pembuktian. Bila pengorbananmu diberi tanda penghargaan, berarti kau cinta aku,” itu alasanmu, sayangku, wahai sang gunung. “Lalu, bagaimana pembuktianmu terhadap aku, kekasih?” tanyaku. “Aku ciptakan tebing dari kedua kakiku, sebagai penyanggah ketika kau lemah, dan tubuhku terbentang luas, aku buat untuk memelukmu erat sekaligus memberimu kenyamanan. sejuknya aku agar kita selalu berhawa kasmaran.” “Aku adalah lawan jenismu, terlahir mencintaimu, dan tak ada cinta tanpa terjal. aku pun lahir penuh terjal, biar dunia tahu, cinta itu harus menjadi kokoh sampai akhir jaman merenggut kita dari alam,” lanjutmu, pangeran gunung. * Mencintai api harus menjadi jilat ~Sapardi~ ~SN~ Ah, kobaran asmara amat bergeliat di dinding sukma Tak kuasa menahan liukan gelora, menarikku turut terbakar Cahaya menari di pusaran, tak henti merayu dan menggoda Mencintaimu, aku hangus. Namun tak pudar, melainkan tergenggam Menyatu dalam baramu. Aku dan kau menjadi Api. Meletup rongga bahagia. Di udara menari semangat tuk selalu bangun mendekap cinta dan kehidupan. Begitulah seharusnya hidup, saling menjalar satu sama lain, hanya tuk menyatu. Ya, aku dan kau, adalah satu. * Mencintai cakrawala harus menebas jarak ~Sapardi~ 1 2 Lihat Puisi Selengkapnya

sajak sajak kecil tentang cinta