Baca juga: Melindungi Dari Sinar Matahari dan 4 Manfaat Selada Lainnya Untuk Kecantikan) 1. Merapikan anak rambut. Marcella Oktania. vix.com. mystylebell.com. Kalau pengin tampilan rambut sleek dan rapi, tapi punya banyak anak rambut yang sangat susah diatur, kita bisa menggunakan sikat gigi untuk merapikannya, lho.
Perubahansifat benda pada es batu dan es krim disebut dengan mencair yaitu perubahan benda padat menjadi cair. gayung, sikat gigi, dan lain sebagainya. Benda plastik yang sering digunakan di dapur antara lain kursi kecil, tempat bumbu, tempat gelas, piring, sendok, dan tutup saji. Lembar pengamatan digunakan untuk mengetahui
RIAU24COM - BANYAK orang mengabaikan perawatan gigi dengan membeli sikat gigi dengan kualitas yang bagus, dengan menganggap hal itu adalah hal yang biasa, padahal digunakan setiap hari agar mulut kita selalu segar dan bersih.Seperti halnya kita menjaga kebersihan mulut, sikat gigi juga perlu dibersihkan agar tidak ada kuman atau bakteri yang menempel padanya.
Caramenyimpan yang tak benar bisa membuat sikat gigi menjadi sumber penularan penyakit. SUARA.COM MATAMATA.COM
MauResolusi Tahun Ini Tercapai? Begini Caranya. 15 menit ago
Jt2z. Anda mungkin sudah tahu bahwa sikat gigi rutin dua kali sehari sangat penting untuk menjaga kebersihan gigi. Lalu, adakah hal lain yang harus dilakukan? Nah, ternyata ada banyak fakta tentang gigi dan kebersihannya yang mungkin belum Anda ketahui. Ragam fakta menarik tentang kebersihan gigi Salah satu bagian penting dalam tubuh manusia ialah gigi. Bagian dari rongga mulut ini berfungsi untuk mengunyah dan mencerna makanan setiap harinya. Bukan hanya itu, gigi juga membantu meningkatkan estetika dan proses berbicara. Sayangnya, banyak orang belum sadar akan kondisi kesehatan giginya. Berikut ini merupakan beberapa fakta menarik tentang kebersihan gigi yang perlu Anda ketahui. 1. Sikat gigi bukan alat pembersih utama gigi Mungkin selama ini Anda mengira bahwa menyikat gigi ampuh menghilangkan plak dan kotoran pada gigi. Sayangnya, fakta tentang gigi ini tidak sepenuhnya benar. Plak pada lapisan enamel/email gigi disebabkan oleh penumpukan bakteri mulut. Bakteri akan berkembang biak jika ada asupannya, yakni kandungan gula pada sisa makanan yang menempel pada gigi. Seiring waktu, gula dari sisa makanan dan bakteri yang menempel ini akan berubah menjadi asam laktat. Asam laktat dapat menurunkan pH mulut, bahkan hingga level kritis 5,5. Sifat asam ini akan menyebabkan demineralisasi email hilangnya mineral dari lapisan email yang berlanjut menjadi karies gigi atau gigi berlubang. Tahukah Anda bahwa hanya air liur yang dapat membersihkan serta menetralkan asam pada gigi? Ya, menyikat gigi bukanlah cara utama untuk membersihkan gigi Anda. Faktanya, air liur akan membantu membilas asam dan mengurangi proses pengasaman pada rongga mulut. Cairan ini juga memiliki efek baik untuk melawan bahaya gula pada gigi. Mulut kering dan kurangnya air liur bisa menandakan masalah yang mengancam kebersihan gigi. Oleh sebab itu, sering-seringlah minum air agar produksi air liur tercukupi. 2. Kebiasaan ngemil memicu kerusakan gigi Berbagai camilan yang Anda konsumsi, seperti kue, biskuit, permen, hingga keripik, biasanya mengandung karbohidrat dan gula dalam jumlah yang cukup tinggi. Sayangnya, karbohidrat dan gula akan menghasilkan asam pada lapisan gigi paling luar. Nah, kebiasaan ngemil ini dapat menyebabkan gigi berlubang dalam waktu yang singkat. Faktanya, tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk membersihkan gula dari gigi dan mulut. Selama itu pula, bakteri pada gigi sangat aktif mengubah gula menjadi asam. Setelahnya, asam dapat dinetralkan oleh air liur. Namun, bila Anda terus-menerus memakan camilan, gigi tidak akan mampun menetralisasi kadar keasaman dalam mulut. Pada akhirnya, plak yang terbuat dari asam akan menyebabkan demineralisasi gigi. Lagi-lagi, dampaknya ialah penyakit pada gigi Anda. 3. Fluoride tidak selalu baik untuk kesehatan Berbagai produk perawatan gigi, baik pasta gigi dan obat kumur, mengandung fluoride. Ini merupakan mineral penting yang membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut Anda. Sebagian orang mungkin menggunakan pasta gigi ber-fluoride dalam jumlah lebih besar supaya gigi lebih kuat dan putih bersinar. Padahal, fakta tentang gigi ini tidak seindah demikian. Kadar fluoride yang terlalu tinggi malah dapat merusak kesehatan dan kekuatan tulang gigi. Pada anak-anak, asupan fluoride berlebihan bisa menyebabkan fluorosis gigi. Apabila Anda tak sengaja menelan pasta gigi dalam jumlah besar, fluoride bisa meracuni tubuh dan menimbulkan gejala, mulai dari mual, muntah, hingga sakit kepala. Kadar fluoride yang terlalu tinggi juga berdampak serius bagi kesehatan, seperti menghambat penyerapan kalsium dan menyebabkan masalah pada tulang. 4. Tidak perlu berkumur setelah menyikat gigi Fakta menarik tentang gigi ini mungkin berbanding terbalik dengan kebiasaan Anda sehari-hari. Sehabis menyikat gigi dengan pasta gigi, banyak orang langsung berkumur untuk membersihkan sisa-sisa busa di mulut. Dr. Nigel Carter, CEO dari Oral Health Foundation, menyarankan agar sebisa mungkin Anda tidak berkumur dengan air setelah menggosok gigi. Mengapa demikian? Kandungan fluoride dalam pasta gigi akan bekerja lebih baik kalau tidak dibilas. Fluoride akan menempel pada gigi selama 20–30 menit setelah Anda menyikat gigi. Tidak jarang, hal ini akan menimbulkan rasa jorok atau jijik. Sebenarnya, tak ada salahnya juga untuk tetap berkumur setelah menyikat gigi. Namun, ini lebih cocok dilakukan jika Anda menggunakan pasta gigi berbentuk gel atau menjalani prosedur fluoride varnish yang mana hanya bisa dilakukan oleh dokter dan ahli. 5. Kesehatan tubuh tercermin dari kesehatan gigi Penyakit periodontal, yang terdiri dari radang gusi gingivitis dan infeksi gusi periodontitis, cukup umum terjadi pada orang dewasa yang berusia 35–44 tahun. DIkutip dari Mayo Clinic, kerusakan gigi dan infeksi mulut sering kali dikaitkan dengan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, gangguan paru-paru, stroke, dan diabetes. Fakta menarik lainnya tentang kebersihan gigi yaitu kesehatan mulut merupakan cerminan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan Orang yang memiliki penyakit gusi umumnya berisiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit lainnya. Bahkan, ibu hamil yang mengalami penyakit periodontal lebih berisiko mengalami komplikasi, seperti preeklampsia, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah. Itulah sebabnya, sangat penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Upaya sederhana ini dapat mencegah komplikasi serius yang mungkin terjadi. Bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut? Menyikat gigi rutin dua kali sehari selama dua menit dengan sikat berbulu lembut dan pasta gigi ber-fluoride. Gunakan benang gigi flossing dan obat kumur untuk menghilangkan sisa makanan. Ganti sikat gigi setiap 3–4 bulan sekali, atau lebih cepat bila bulu sikat rusak. Konsumsi makanan sehat dan batasi makanan atau minuman manis. Berhenti merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya. Lakukan pemeriksaan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali.
JAKARTA, - Ketika merawat tanaman, sering kali alat yang paling efektif yang Anda butuhkan untuk berkebun adalah yang sudah ada di rumah. Bahkan, alat ini terkadang langsung dibuang setelah tidak digunakan lagi. Ya, Anda dapat menggunakan sikat gigi bekas untuk membantu Anda dalam merawat tanaman. Misalnya, untuk membersihkan daun tanaman dan mengaplikasikan obat dari Balcony Garden Web, Sabtu 6/8/2022, berikut beberapa kegunaan sikat gigi untuk tanaman. Baca juga 6 Kegunaan Mouthwash untuk Tanaman, Basmi Hama hingga Jadi Pupuk SHUTTERSTOCK/ORLIO Ilustrasi tanaman cabai merah besar. 1. Membantu penyerbukan tanaman cabai dan tomat Gunakan sikat gigi elektrik bekas untuk membantu penyerbukan cabai, tomat, stroberi, dan terong. Letakkan saja di belakang sekelompok bunga dan nyalakan hanya selama 3 vibrator akan membantu mengibaskan serbuk sari, membuatnya jatuh di putik, yang akhirnya membuahi bunga. 2. Membersihkan daun tanaman Sikat gigi berbulu lembut bisa menjadi solusi sempurna untuk membersihkan bagian bawah daun, kuncup, tangkai daun, dan batang tanaman hias yang terkena serangan hama lengket seperti kutu putih dan kutu daun. 3. Membuat lubang untuk benih Jika Anda ingin membuat lubang seukuran kacang polong yang sempurna untuk menabur benih, maka sikat gigi bekas akan membantu. Ini akan menjaga jari Anda tetap bersih juga. Baca juga Ragam Kegunaan Kunyit untuk Tanaman dan Kebun Cukup masukkan ujung sikat gigi ke dalam tanah untuk membuat lubang. 4. Mengaplikasikan minyak nimba Ketika tanaman terkena penyakit jamur, Anda dapat menggunakan sikat gigi bekas untuk secara akurat mengoleskan larutan sabun insektisida ringan atau minyak nimba.
Secara umum, berikut beberapa manfaat siwak bagi kesehatan gigi dan mulut. 1. Mencegah peradangan gusi Sebuah studi yang diterbitkan dalam Saudi Medical Journal menyebutkan bahwa siwak bersifat analgesik meredakan nyeri, antioksidan melawan radikal bebas, dan antiradang. Dengan demikian, menyikat gigi dengan miswak dapat mencegah infeksi bakteri penyebab radang gusi. Bahkan, sikat gigi alami ini mungkin saja bisa membantu kerja obat radang gusi. Bersihkan gigi Anda menggunakan miswak secara teratur dan benar, serta imbangi dengan pola makan yang sehat demi gusi yang terawat. 2. Mengurangi risiko gigi berlubang Jika pasta gigi mencegah gigi berlubang dengan kandungan flouride, siwak bisa memberikan manfaat serupa melalui sifat antibakteri yang dimilikinya. Selain itu, mengunyah ujung batang siwak juga dapat meningkatkan produksi air liur. Air liur yang dihasilkan selama penggunaan siwak akan menjaga kesimbangan pH dalam rongga mulut. Hal ini dapat menurunkan risiko gigi berlubang akibat pengikisan oleh asam. 3. Menghilangkan bau mulut tak sedap Bau mulut tidak sedap dapat diakibatkan oleh beberapa hal, salah satunya kondisi mulut kering. Dengan siwak, Anda bisa mengatasi masalah mulut kering dan mendapatkan aroma lembut khas dari batang pohon satu ini. Kandungan zat antibakteri pada ranting siwak juga dapat mengatasi bau mulut dan membuat napas lebih segar. 4. Membersihkan plak gigi Plak gigi terbentuk dari bakteri dan kotoran yang menumpuk pada sela gigi dan gusi. Jika dibiarkan, plak gigi akan berubah menjadi karang gigi yang susah dibersihkan. Dengan kandungan benzyl isothiocyanate, miswak dapat membantu membersihkan plak gigi. Selain itu, kandungan silika pada siwak juga dapat mencegah perubahan gigi menjadi kuning akibat penumpukan noda pada lapisan enamel gigi. 5. Mencegah mulut kering Mulut kering merupakan salah satu faktor dari berbagai masalah mulut, seperti bau mulut dan infeksi jamur di mulut. Dengan menggunakan sikat gigi alami ini, produksi air liur akan meningkat sehingga kelembapan di dalam mulut akan tetap terjaga. Tidak hanya bagian batangnya, daun pohonsiwak juga kerap digunakan sebagai obat kumur dan sakit gusi berkat sifat antibiotik yang menekan pertumbuhan bakteri dan pembentukan plak gigi. Namun, perlu diingat bahwa efektivitas siwak dalam hal ini juga bergantung pada kondisi kesehatan gigi dan mulut Anda. Efek samping penggunaan siwak Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BMC Oral Health, efek samping pemakaian siwak yaitu pengikisan permukaan gigi dan meningkatnya risiko penurunan gusi. Selain itu, penggunaan siwak yang tidak tepat dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko cedera jaringan mulut. Cara menggunakan siwak untuk sikat gigi Berikut langkah-langkah menyikat gigi dengan siwak. Potong siwak, lalu kupas ujungnya sekitar 1 cm. Kunyah ujung batang yang telah dikupas sampai serat batang terbuka dan membentuk bulu. Gunakan bulu pada siwak untuk menggosok gigi tanpa menambahkan pasta gigi. Setelah digunakan, simpan sikat gigi alami ini di tempat yang bersih dan kering. Apabila Anda ingin melembutkan bulunya, celup sebentar dalam air dan keringkan sebelum dipakai untuk menyikat gigi lagi. Ketika bulu serat miswak sudah mulai terurai dan terlihat seperti sapu, potong bagian tersebut. Jika Anda ingin menggunakannya kembali, kupas lagi kulit miswak dan kunyah ujung yang baru untuk membentuk bulu sikat kembali. Bagian siwak yang sudah terbuka lebih dari 24 jam sebaiknya dibuang karena di situlah bakteri bisa tumbuh. Manfaat siwak selain menjaga kesehatan gigi dan mulut Selain menjaga kesehatan gigi dan mulut, bagian akar miswak dapat digunakan untuk mengobati nyeri punggung, nyeri dada, dan sakit perut. Tumbuhan ranting ini juga dapat digunakan sebagai salep pereda sakit kepala jika digosokkan ke dahi. Biji miswak dapat diolah menjadi minyak esensial yang membantu meredakan nyeri rematik berkat kandungan sejumlah zat aktif, seperti asam laurat, miristat, dan asam palmitat. Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa pohon sikat gigi ini bermanfaat sebagai obat antibakteri untuk membantu melawan gejala TB paru. Selain itu, miswak pun digunakan dalam pembuatan sabun mandi dan lilin aromaterapi karena wanginya yang harum. Sementara itu, kandungan lateks dari kulitnya bermanfaat untuk mengobati luka. Siwak atau sikat gigi, mana yang lebih baik? Untuk menemukan jawaban dari pertanyaan ini, sekelompok peneliti di Swedia melakukan pengujian terhadap 15 pria Arab Saudi berusia 21 hingga 36 tahun. Setelah dilakukan pemeriksaan gigi, pria-pria ini diketahui memiliki plak gigi yang cukup parah. Selanjutnya, mereka menjalani pembersihan gigi standar di dokter gigi. Setelah itu, peneliti membagi peserta ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama diminta rutin menyikat gigi dengan batang miswak, sedangkan kelompok kedua menggunakan sikat gigi serta pasta gigi pabrikan. Hasilnya, peneliti menemukan bahwa menggunakan siwak lebih manjur untuk menjaga kesehatan gigi daripada sikat gigi biasa. Jumlah dan keparahan plak gigi pada kelompok pria yang rutin sikat gigi pakai miswak juga berkurang drastis ketimbang pria yang sikat gigi seperti pada umumnya. Temuan ini ternyata sejalan dengan rilis media dari WHO. Mereka menyatakan bahwa mengunyah atau mengemut batang pohon miswak sama efektifnya untuk menjaga kebersihan mulut seperti menggunakan sikat gigi dan pasta gigi pabrikan. Manfaat siwak untuk kesehatan gigi Mencegah radang gusi Mengurangi risiko gigi berlubang Menghilangkan bau mulut Membersihkan plak Mencegah mulut kering
Anda tentu menyikat gigi setiap hari, dan yang namanya sikat gigi sudah pasti tersedia di rumah. Sikat gigi sendiri, saat ini, tersedia dalam beragam jenis dengan karakteristiknya masing-masing. Ada yang konvensional, ada pula yang elektrik. Setiap bentuknya juga memiliki fungsinya masing-masing. Di antara berbagai jenis sikat gigi yang ada, saat ini sedang marak yang namanya sikat gigi bambu. Kalau saat ini Anda tertarik dan ingin membeli sikat gigi bambu, Anda bisa memilih sikat gigi Pepsodent Natural Bamboo yang merupakan sikat gigi pertama dari Pepsodent dengan 100% gagang bambu, yang memiliki bulu sikat yang tipis dengan ukuran 0,01 mm untuk membersihkan lebih maksimal, dan ujung bulu sikat yang bulat untuk kenyamanan saat menyikat gigi. Kelebihan Sikat Gigi Bambu Seiring dengan semakin gencarnya gerakan Go Green dalam kehidupan sehari-hari, sikat gigi bambu menjadi salah satu alternatif, khususnya dalam upaya untuk mengurangi sampah plastik. Bambu menjadi pilihan karena bambu dinilai menjadi bahan baku dari alam yang mudah didapat dan diproses. Bambu adalah salah satu tanaman dengan pertumbuhan yang cepat dan luas persebarannya di dunia. Menariknya lagi, sikat gigi bambu seakan menjadi sebuah inovasi baru di zaman sekarang ini, padahal bambu menjadi salah satu bahan yang digunakan saat sikat gigi pertama kali dibuat. Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, penggunaan bambu untuk sikat gigi pada dasarnya tidak mengurangi fungsi sikat gigi itu sendiri. Anda justru bisa mendapatkan beberapa kelebihannya sebagai berikut Ramah Lingkungan Sikat gigi bambu dan plastik pada dasarnya sama-sama bersifat alami. Perbedaannya terletak pada bahan utama yang digunakan untuk sikat gigi plastik membutuhkan banyak energi dalam pengolahannya dan memakan waktu yang sangat lama untuk terurai secara alami. Sedangkan sikat gigi bambu, pegangannya terbuat dari bambu yang dapat terdegradasi secara alami dan dapat dengan mudah didaur ulang setelah digunakan Efektif Menjaga Kebersihan Mulut Sikat gigi bambu memiliki sifat antimikroba secara alami yang dapat membatasi pertumbuhan bakteri dengan efektif. Saat menyikat gigi, Anda membersihkan mulut tidak hanya karena pasta gigi yang digunakan, tetapi gagang sikat gigi bambu pun turut membantu dalam memerangi berbagai mikroba pada gigi. Selain itu, sifat antimikroba pada sikat gigi bambu juga lebih memudahkan Anda dalam menyimpan sikat gigi dibandingkan sikat gigi plastik. Desain yang Stylish Secara desain, sikat gigi bambu memberikan sentuhan berbeda dibandingkan sikat gigi plastik. Buat Anda yang menggemari desain kayu yang elegan, maka sikat gigi bambu akan memberikan kepuasan tersendiri. Tidak hanya efektif digunakan untuk menjaga kebersihan gigi, tetapi juga memberikan sensasi estetik saat digunakan. Semua orang tentu ingin hidup sehat, dan salah satu hal yang perlu dilakukan untuk itu adalah dengan menjaga kebersihan diri setiap saat. Menjaga kebersihan diri pada dasarnya adalah untuk kenyamanan. Tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga kenyamanan orang lain. Coba bayangkan kalau Anda bertemu dengan orang yang bau mulut atau gigi yang kuning. Tentu ada rasa tidak nyaman. Begitu pula sebaliknya, apakah Anda bisa merasa nyaman berada di luar kalau Anda bau mulut atau punya gigi yang kuning? Selain soal kenyamanan, kebersihan diri tentu saja juga menyangkut soal kesehatan. Kebersihan adalah salah satu kunci kesehatan. Kalau kebersihan diri selalu terjaga, maka resiko penyakit karena infeksi bakteri pun rendah Nah, dengan semua kelebihannya, sikat gigi bambu akan membantu Anda secara efektif dalam menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Tidak hanya itu, dengan menggunakan sikat gigi bambu itu berarti bahwa Anda juga peduli terhadap kelangsungan lingkungan hidup Yuk, jaga kebersihan dan kesehatan gigi sambil menjaga kelestarian alam kita! Referensi
Kebanyakan anak jarang menyikat gigi hanya karena alasan malas atau tidak ingin. Sikat elektrik menyediakan kemudahan dan sesi gosok gigi yang menyenangkan tanpa harus membuang banyak tenaga. Ssshh… berlaku juga untuk Anda yang malas, lho! Untuk menggunakannya, Anda cukup memposisikan sikat pada sudut 45º dan biarkan sikat bekerja dengan sendirinya. 2. Efektif mengurangi plak dan gingivitis Penelitian dari jurnal Clinical, Cosmetic, and Investigational Dentistry menunjukkan bahwa sikat gigi elektrik bekerja lebih efektif untuk membasmi plak. Dibandingkan dengan sikat gigi biasa, sikat gigi canggih ini terbukti ampuh mengurangi plak 21 persen lebih banyak dan menurunkan risiko gingivitis radang gusi hingga 11 persen. Kesehatan gusi secara keseluruhan juga meningkat setelah 3 bulan penggunaan rutin, terutama jika menggunakan sikat gigi elektrik yang menggunakan fitur rotation oscillation bulu sikat berputar sekaligus bolak-balik. 3. Ada timer dan tidak perlu menggosok terlalu keras agar lebih bersih Jika Anda cenderung menyikat gigi terlalu keras, risikonya gigi akan mudah rusak. Maka dari itu, sikat gigi elektrik akan memudahkan Anda untuk mengatur kelembutan tekanan pada gusi dan gigi, sekaligus juga membersihkan di waktu yang bersamaan. Banyak dari produk sikat elektrik yang memiliki fitur built-in timer yang akan menghentikan perputaran sikat secara otomatis begitu waktu habis. Dengan begitu, risiko menyikat terlalu lama dan terlalu keras yang justru merusak gigi akan dapat dihindari. Kekurangan sikat gigi elektrik Sayangnya, sikat gigi elektrik juga memiliki kekurangan. Apa saja? 1. Biaya yang cukup menguras kantong Anda harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli sikat elektrik. Belum lagi, bagian kepala sikat gigi harus diganti sesering mungkin. Sayangnya, banyak dari kepala sikat elektrik cadangan ini dijual terpisah. Bersiaplah untuk menyediakan biaya tambahan. Terlebih lagi, walaupun ukuran sikat elektrik bisa dua kali lipat lebih besar daripada sikat biasa, sikat ini cenderung lebih ringkih. Jika Anda menjatuhkan sikat, atau rusak karena alasan tertentu di luar garansi, biaya penggantian sikat cukup dapat membuat dompet semakin menipis. 2. Tidak praktis Sikat gigi elektrik cenderung memiliki ukuran yang lebih besar, membuatnya sulit untuk disimpan dalam tas atau koper saat bepergian. Selain itu, Anda juga perlu menyediakan baterai cadangan darurat dan tidak boleh lupa membawa charger kemana pun Anda pergi membawa sikat gigi Anda. Di rumah, Anda harus mengisi baterai sikat sebelum bisa menggunakannya. Malahan, terkadang ada sikat gigi yang harus dihubungkan dengan listrik terlebih dahulu agar bisa digunakan. 3. Tidak memberikan efek yang signifikan pada plak di gigi Memang, meski sika elektrik dapat membersihkan plak lebih baik daripada sikat biasa, perbedaan yang dihasilkan tidak terlalu signifikan. Bahkan, sebuah studi di Brazil yang melakukan percobaan penggunaan sikat elektrik pada manula menunjukkan bahwa pengurangan plak tidak jauh berbeda dan hampir serupa dengan sikat biasa. Seperti apa sikat gigi elektrik yang direkomendasikan? Bila Anda tertarik mencoba sikat elektrik, pilihlah produk yang nyaman digenggam dan mudah digunakan. Biasanya, dokter menyarankan Anda untuk memilih model dengan kepala sikat yang dapat berputar ke satu arah kemudian berganti ke arah yang lain. Sikat gigi dengan bulu getar yang cepat juga bisa menjadi pilihan tepat. Namun pada akhirnya, pilihan kembali pada preferensi masing-masing. Apapun modelnya, Anda harus tahu kapan harus mengganti kepala sikat guna memastikan sikat gigi terus bekerja secara efektif. Pastikan Anda sikat gigi setiap dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluorida selama dua menit. Jangan lupa menggunakan flossing untuk menjangkau sisa-sisa kotoran yang menyelip di gigi.
wujud sifat dan kegunaan sikat gigi